Kasih Tuhan Tercurah Bagi Mentawai (1)

0

Awal Perjalanan

Semua berawal dari salah satu keputusan Konferensi Nasional (KONAS) KBKK yang pertama pada tahun 2010, yaitu: komitmen KBKK untuk meningkatkan perbaikan mutu pendidikan dasar di daerah bencana dan kawasan terpencil. Maka pada tahun 2011, KBKK memutuskan kemauannya untuk berpartisipasi ingin memperbaiki kualitas pendidikan dasar di Kepulauan Mentawai, dengan cara meretas keberadaan guru-guru SD yang andal. Setelah melakukan 3 kali kunjungan ke Mentawai, yaitu: tahun 2009, 2010 dan 2011, mata KBKK terbuka akan ketertinggalan Mentawai akan kualitas pendidikan. Bersama para pastor yang berkarya di beberapa paroki Mentawai, KBKK pun mencari bibit anak-anak muda asli di Mentawai untuk disekolahkan menjadi guru. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka diharuskan kembali untuk membangun Mentawai dari dalam. Bekerjasama dengan Universitas Sanata Dharma di Yogyakarta yang diampu oleh para Jesuit serta Yayasan Prayoga milik Keuskupan Padang, sejak tahun 2012 KBKK mulai mengirimkan 5 orang anak Mentawai (angkatan 1) untuk mengikuti program beasiswa KBKK di Universitas Sanata Dharma.

Dwiyani, dr.Irene Setiadi, Bruder Sarju SJ Yudianti, Lili Marcella, Nina Esti Sumarah

Rekoleksi Sehari

Pada tanggal 05 Agustus 2017 bertempat di Universitas Sanata Dharma, KBKK mengadakan rekoleksi dan sharing Injil bersama anak-anak Mentawai program beasiswa KBKK. Dari KBKK hadir: dr. Irene Setiadi (Ketua KBKK), RP I.L. Madyautama SJ (Pembimbing Pokja Pendidikan KBKK dan Dosen USD), Lili Marcella (Bendahara Umum KBKK), Wiwiek D. Santoso (Ketua Pokja Pendidikan KBKK) dan Angel (Pokja Kominfo KBKK). Sementara itu dari pihak Sanata Dharma hadir: Bruder Yohanes Sarju SJ (Ketua Lembaga Kesejahteraan Mahasiswa USD) dan Ibu Nina Esti Sumarah (Dosen USD & Pendamping mahasiswa-mahasiswi Mentawai). Hadir pula Ibu Yudianti, Ibu Dwiyani. Mereka adalah 2 orang ibu yang telah bersedia untuk menjadi pendamping bagi para mahasiswa-mahasiswi Mentawai selama studi.

Anak-anak Mentawai – Anggota KBKK Generasi ke-3

Jumlah mahasiswa-mahasiswi Mentawai pemegang program beasiswa KBKK yang hadir hari itu adalah 10 orang, yaitu: Sarta Saogo (angkatan 2),  Eujenius Salemurat (angkatan 2), Rena Christiani (angkatan 2), Asnelly Samaloisa (angkatan 2), Xaveria Dermin Sagou Gouk (angkatan 4),  Debora Amelia Samosir (angkatan 4), Ayu Paskaria Sarereak (angkatan 5), Ardinas Roberto (angkatan 5), Marjuki Saririkka (angkatan 5), Martinus Frius (angkatan 5).  Ada 3 orang mahasiswi Mentawai (angkatan 3) tidak hadir karena tengah menjalani PKL, serta 2 orang mahasiswa Mentawai (angkatan 6) tidak hadir karena tengah menjalani Inisiasi USD. Mahasiswa-mahasiswi Mentawai beasiswa KBKK saat ini di Sanata Dharma berjumlah 15 orang (5 angkatan). Untuk angkatan 1 telah lulus tahun 2016 sejumlah 3 orang, yang kini telah kembali ke Mentawai dan mengabdi pada Keuskupan Padang sebagai guru.

Lili Marcella tengah memberikan ‘kesaksian’ panggilan Tuhan

Kesaksian Pengalaman “Disentuh” Allah

Dalam rekoleksi tersebut, dr.Irene, Lili Marcella dan Angel memberikan kesaksian panggilan Tuhan dalam hidup mereka sehingga mereka mau menjadi misionaris awam. Kesaksian ini untuk mengingatkan anak-anak Mentawai akan kasih Tuhan yang begitu besar dalam hidup mereka. Mereka adalah anak-anak pilihan. Tuhan lah yang telah memilih dan mengutus mereka pergi untuk nantinya menjadi sumber terang bagi Mentawai, tanah tercinta mereka.

Menuliskan refleksi singkat setelah pemutaran video sejarah & perjalanan KBKK

Sharing Injil 7 Langkah

KBKK pun khusus membagikan Alkitab dan mengajak mahasiswa-mahasiswi melakukan sharing Injil tujuh langkah. Kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan utama dalam setiap misi KBKK untuk membuat para Orang Muda Katolik (OMK) mengandalkan firman Allah sebagai terang dalam kehidupan sehari-hari. Masing-masing wakil dari kelompok pun diberikan kesempatan untuk memberikan sharing di depan. Sebelum menutup acara, dr.Irene pun meminta setiap mahasiswa dan mahasiswi menuliskan refleksi mengenai rekoleksi sehari ini dan mengumpulkannya kemudian.

Penandatanganan MoU antara KBKK dan Universitas Sanata Dharma

Penandatanganan MoU, Perluasan Wilayah Bantuan

Setelah acara dengan mahasiswa-mahasiswi berakhir, diadakan penandatanganan MoU kerjasama antara Kelompok Bakti Kasih Kemanusiaan (KBKK) dan Universitas Sanata Dharma (USD) yang berlaku selama masa 5 tahun. Dalam MoU baru ini, terdapat perubahan dari MoU sebelumnya, yaitu: bantuan beasiswa ini berlaku bukan hanya untuk Mentawai saja, tetapi juga terbuka untuk seluruh daerah yang tertinggal di Indonesia.

Rapat Pokja Pendidikan KBKK

Rapat Pokja Pendidikan KBKK

Dalam rapat Pokja Pendidikan KBKK, ikut hadir pula Bapak Yoseph dan Ibu Linda Darmali (Mitra KBKK dan Pendamping jarak jauh dari  Padang).  Salah satu yang dibahas adalah mengenai masalah pendanaan untuk para mahasiswa pemegang beasiswa KBKK ini, baik untuk para mahasiswa Mentawai di Sanata Dharma, Yogyakarta maupun untuk para mahasiswa Agats di Stella Maris, Makassar.  Untuk itu bagi pembaca yang tergerak hati ingin ikut dalam membantu mendukung program beasiswa ini, dapat menyalurkan bantuan dana ke:

Yayasan KBKK

BCA No.Rek 065.360.2020

Berita: Beasiswa

KBKK mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut serta mengambil bagian, bekerja dan berkurban dalam karya Allah ini. Juga kepada para donatur atas kemurahan hatinya, sehingga kasih Tuhan dapat tercurah bagi Mentawai. Bila ada penulisan nama atau tempat yang salah, mohon dimaafkan. Tuhan memberkati.

680 Total Views 1 Views Today
Share.

About Author

Angel Li

Anggota Komisi Dokominfo KBKK Periode 2018-2023

Leave A Reply