17 Tahun KBKK – Yesus Berjalan Berkeliling Dan Berbuat Baik

0

15 Februari 2018

Perayaan sederhana HUT KBKK ke-17 bersama Pembina KBKK: Mgr. A. Sutrisnaatmaka MSF

Meneladani apa yang dilakukan Yesus itulah KBKK berjalan berkeliling ke pelosok-pelosok. Menyapa sesama yang terlupakan, yang menderita, yang terpencil, berbagi kasih dan menjadi tanda kehadiran “Allah” bagi sesama.

Paus Fransiscus meminta agar “gereja” yaitu kita sekalian, awam dan hirarki, berani menjadi “gereja yg kotor”, berani “turun ke jalan-jalan”, berani “berbau seperti domba-Nya”. Tetapi terlebih dahulu “serupalah dengan Bapa dalam kemurahan hati, dalam belas kasih” : misericordes sicut Pater, be merciful like the Father, bermurah hatilah seperti Bapa (Luk 6:36) RD. Terry Ponomban/15 Tahun KBKK

Apakah perbuatan KBKK bagi-bagi hadiah adalah perbuatan meneladani “sinterklas” ataukah perbuatan meneladani “Bapa” dalam kemurahan hati dan belas kasih?

17 tahun sudah berjalan berkeliling. Dari perjalanan tersebut, melihat sendiri kondisi pelosok yang tertinggal, lahirlah karya-karya misi di bidang Kesehatan dan Pendidikan. Bila tidak berjalan berkeliling, apakah benih kasih dan karya akan tumbuh?

Dalam berjalan berkeliling ini jauh dari konteks *show off/pamer* karena makanan, tempat tidur, MCK serta kendaraan yang seadanya yang jauh dari standar kelayakan. Bahkan nyawa pun sering menjadi taruhan ketika melalui jurang, tebing serta dahsyatnya amukan gelombang lautan. Namun semua dilakukan dan dijalani dengan sukacita dan terekam dalam dokumentasi, sebagai rekaman langkah iman yang menguatkan dan menginspirasi.

Segala perbuatan baik, kecil atau besar, sekedar sebuah pensil atau beasiswa pendidikan, semua harus disyukuri sebagai “pemberian” dari Tuhan. Tidak ada yang terlalu kecil dan tak berarti untuk dibagikan kepada sesama sebagai wujud kasih Tuhan yang besar kepada setiap orang.

Ya, KBKK akan terus berjalan berkeliling dan berbuat baik. KBKK akan terus “bagi-bagi hadiah”. Tapi KBKK bukan meneladani “sinterklas”, KBKK hanya mencoba meneladani “belas kasih dan kemurahan hati Bapa.”

Terima kasih Tuhan untuk 17 tahun ini. Terima kasih semua sahabat misioner yang telah hadir, berjalan bersama dan mendukung gerakan misi ini baik dalam bentuk doa, derma, kurban dan kesaksian. Doakan KBKK selalu, agar selalu dimurnikan-Nya dalam niat, serta dituntun-Nya dalam langkah dan karya.

Kita KBKK: Kelompok Bakti Kasih Kemanusiaan. BerKelompok untuk berBakti membawa Kasih bagi Kemanusiaan.

1Kor 13:4-7
Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

Salam misioner,
-Angel-

180 Total Views 2 Views Today
Share.

About Author

Angel Li

Anggota KBKK dari Paroki Matias Rasul, Duri Kosambi, Jakarta Barat; ikut bermisi ke Keuskupan Weetebula -Sumba dalam rangka Pekan Misi Nasional KKI-KWI.

Leave A Reply