Sharing Anak Agats KBKK – Perjuangan Untuk Masa Depan Agats

0

INFO KBKK

Sharing Maria Magdalena Hungan (Helena), anak Agats pemegang beasiswa KBKK di STIK Stella Maris, Makassar.

“Pengalaman Proses Membuka Diri Untuk Perubahan”

Pertama kali saya datang di kota Makassar hari Kamis tanggal 07-07-2017 pukul 19.00 WITA. Saat itu saya merasa takut. Mengapa? Karena ini pertama kalinya saya berada jauh dari orangtua. Karena selama ini saya tidak pernah berpisah dari orangtua saya, tetapi untuk kuliah saya harus memberanikan diri untuk merantau.

Awal datang saya sering menelpon Mama dan Papa, bilang saya ingin pulang. Karena pada saat itu saya sempat juga jatuh sakit. Namun Papa dan Mama memberi nasehat pada saya: “Jangan menyerah Anak, ini baru permulaan.” Dan nasehat Mama dan Papa itu menyadarkan saya bahwa ini merupakan awal untuk menghadapi masa depan saya. Jadi saya harus berhenti merasa putus asa.

Lalu tiba saat di mana ada beberapa pengalaman yang menurut saya sangat berkesan dan tidak akan pernah saya lupakan. Untuk pertama kalinya saya harus naik eskalator, lift dan mobil serta merasakan dinginnya AC. Jujur selama hidup saya tinggal di sebuah desa yang jauh dari kota. Saya belum pernah merasakan naik mobil, lift, eskalator dan juga merasakan dinginnya AC. Awal pertama kali saya naik mobil dan lift, saya muntah-muntah, serta merasakan sakit kepala. Saat pertama kali naik eskalator saya jatuh dan saya pun ditertawakan orang banyak. Dan ketika saya masuk di ruangan yg ber-AC kulit saya mengalami gatal-gatal.

Namun semuanya sudah berlalu, karena seiring berjalannya waktu saya sadar bahwa saya Harus membiasakan diri dengan hal-hal baru yang saya dapatkan. Meskipun hal-hal baru itu belum pernah saya alami sebelumnya.

Maria Magdalena Hungan (Helena)

Para Siswi STIK Stella Maris Makassar mengucapkan Sumpah Janji Perawat

Sharing yang sangat bagus dari adik kita, Helena mengenai pengalaman pertamanya yang diceritakan begitu polos, proses merantau demi masa depan.

Bagaimana dia merasakan ketakutan, kesepian dan putus asa karena harus berada jauh dari orangtua serta menjalani hidup yang begitu berbeda dari apa yang telah dijalaninya di tanah Agats.

Kita patut bersyukur dan berterima kasih pada Tuhan, bahwa adik kita Helena, akhirnya mampu mengatasi semua kekhawatirannya itu dan beradaptasi dengan baik. Terlebih lagi karena dia akhirnya bisa menyadari bahwa inilah langkah awal yang harus dilakukannya untuk meraih masa depan, yaitu mengalahkan ketakutan dan dirinya sendiri.

Helena telah mengangkat sumpah janji perawat pada tanggal 26 Januari 2018 bersama Maria Meisela Katit (Merry), teman seperjuangannya yang juga merupakan pemegang beasiswa KBKK.

Kini keduanya sudah lebih percaya diri dan yakin untuk melanjutkan perjuangan mereka dengan sepenuh hati agar kelak bisa menjadi perawat-perawat misionaris bagi tanah tercinta, Agats. Mengikuti teladan ke-4 kakaknya yang kini sedang mengabdi di Keuskupan Agats: Theresia, Rosa, Apolonia dan Eva.

Mari kita doakan mereka, agar langkah mereka selalu diberkati dan diterangi oleh Tuhan sang Empunya misi.

Bila ada sahabat misioner yang tergerak hati untuk ikut ambil bagian dalam karya misi di bidang pendidikan ini, berbagi kasih melalui bantuan beasiswa, donasi dapat disalurkan ke:

Yayasan KBKK 
Rek BCA 0653602020
Berita: beasiswa

Untuk informasi mengenai beasiswa KBKK, dapat menghubungi:

Marcella Marlina (Ketua Komisi Pendidikan KBKK)  di no: 0821-1173-1273

Atau

Sisca Tanoto (Sekretaris Umum KBKK) di no: 0859-3961-7082

Tuhan memberkati segala niat baik. Terima kasih.

 

Salam misioner,
-Angel-

271 Total Views 1 Views Today
Share.

About Author

Angel Li

Anggota Komisi Dokominfo KBKK Periode 2018-2023

Leave A Reply